TIPS AGAR HUBUNGAN AWET

_MG_6518
Halo Kak, kami balik lagi setelah sekian lama pergi pas lagi sayang-sayangnya. Gimana kabar? Sehat tah?

πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Sehat, sehat. Kabar kalian gimna?
πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈπŸ•΅πŸ» Sehat, Kak. Sehat.

πŸ•΅πŸ» Kak, udah punya pacal?
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Kagak ada pertanyaan yg lebih imut. πŸ€¦πŸ»β€β™‚οΈ

πŸ•΅πŸ» Kak, jadi gini. Mau nanya-nanya tentang bagaimana sih menjalani suatu hubungan.
πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Kakak kan udah pengalaman. Sampe mantan-manta kakak buat grup whatsapp namanya ex-tyus.
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Paan dah…

πŸ•΅πŸ» Kak, apasih yang dilakukan ketika kencan pertama?
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Tanya gini: β€œAgamamu apa?”.

πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Kak, kalo masa pdkt kan, gimana sih buat dia senang/tertarik sama kita?
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Kamu tuh harus jujur dengan diri kamu sendiri. Ndak usah berusaha membuat orang senang dengan cara β€˜cari muka’. Lakukan aja apa adanya. Keluarin diri kamu yang sebenarnya, bukan topeng yang ngikut-ngikut apa yang disenangi pdktan kamu. Biar nanti pas pacaran ndak saling kaget dengan personal masing-masing.

πŸ•΅πŸ»Kak ouitfit gmna sih yang bagus kita gunakan saat kencan pertama?
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’»Kemeja kotak-kotak selalu terlihat ganteng kok.

πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Kak kenapa ya waktu pdkt dia baik, tapi waktu udah lama pacaran dia berubah?
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Ambil aja jam tangannya, atau ikat pinggangnya. Biar dia ga berubah.
πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Kak… 😭

πŸ•΅πŸ» Kak, aku tuh sering diputusin karna alasan β€˜bosan’.
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» YA ALLOH EMANG LU AJA. 😭

πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Kak, apa sebaiknya kita lakukan kalo pacar kita selingkuh.
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Siram aja tititnya pake air keras.

πŸ•΅πŸ» Kak, kenapa ya pacal kita sering banding-bandingin kita dengan orang lain.
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Karna dia belum bisa menerima kamu apa adanya

πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈKak, gimana sih agar hubungan awet?
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’»Pertama, jangan keras kepala banget ketika lagi berantem. Kedua, jangan ambil keputusan ketika lagi marah. Ketiga, untuk cowo hapal kata-kata ini: β€œSayang, maaf aku yang salah.” Untuk cewe hapal yg ini: β€œUdah selesai marahnya?”

πŸ•΅πŸ» Kak, apa yang harus kita lakukan ketika lagi marahan?
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’»Ajak ketemuan, bicara empat mata. Kalo dia engga mau, tunggu sampe mau. Kalo dia engga mau juga, bicarain di obrolan (chat) baik-baik. Jangan typo β€œLagi nemanin teman, jadi lagi nenenin teman.”

πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Kak, apa yang harus kita lakukan ketika cowo kita bilang β€œMau main futsal sama teman.”
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Have Fun Ya. Maka dia bakal kejang-kejang waktu main futsal.

πŸ•΅πŸ» Kak, gimana cara pdkt yang baik dan benar?
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Sesuai dengan PUEBI

πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Kak gimana caranya agar ketemu terus?
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’»Ngapain kalian ketemu terus? Absen aja masih nitip mau ketemu terus πŸ€¦πŸ»β€β™‚οΈ
.
.
πŸ•΅πŸ» Kak, apa kado terbaik buat pacal kita?
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Kalau menurut Kakak, kado terbaik itu adalah hasil dari kita sendiri (handmade). Karena nilai dari ketulusan tertinggi itu adalah hasil dari apa yang kita kerjakan dengan tulus, bukan dari nominal. Kakak pernah bilang; Ikhlas memberi, ikhlas menerima.
πŸ•΅πŸ» Kak.. 😭

πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈKak, aku jomblo…
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’»*Puk.. puk… puk.*

πŸ•΅πŸ» Kak, apa yang harus kita lakukan ketika lagi engga ada duit tapi pengen banget jalan/ketemuan.
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Ngapel di rumahnya, atau di depan kos. Beli nasi bungkus atau Ifumie buat dimakan sepiring berdua. Romantisnya dapet, hematnya dapet. Biar lebih afdol beli es krim Aice rasa jagung atau rasa coklat krispi.
πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Kak…. mau es krimmmmmmm 😭🍦

πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Kak, apa fungsi huruf β€˜e’ dalam kata mie?
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Biar engga dikira itu buatan Cina

πŸ•΅πŸ» Kak, terima kasih atas tipsnya.
πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Lain kali kami datang lagi, tapi waktu Kakak udah punya pacal.
πŸ‘¨πŸ»β€πŸ’» Asem πŸ€¦πŸ»β€β™‚οΈ Iya, kalian baik-baik lah belajar. Ingat nasihat Orangtua selalu.
πŸ•΅πŸ» Iya, Kak. Selalu diingat.
πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Kak, skripsinya gimna?
πŸƒπŸ»πŸ’¨πŸ’¨ πŸ’¨πŸ’¨πŸ’¨
πŸ•΅πŸ»β€β™€οΈ Hilang…

Terima Kasih telah men-skrol-skrol. Kunjungi blog saya (link ada di bio). Menerima daftar pertanyaan lainnya, di kolom komentar saja. Nanti ditambahkan diblog πŸ™‚

#penulistanpatangan #tipspdkt #pacalan #couple #hubunganawet #storyoftheday #jomblo #single #dramakorea #tipsunik #percakap #whatsapp #neneninteman

Selamat Sempro


Pagi tadi, entah mengapa aku bahagia. Padahal hanya mimpi. Di detik-detik menjelang bangun, aku bermimpi, aku mengucapkan selamat sempro untuknya. Aku menjabat tangannya, lalu memandanginya. Seketika aku terbangun. Aku senang aja gitu, bisa mengucapkan selamat secara langsung (walau lewat mimpi).

Aku teringat lagu Jamrud yang judulnya Jauh (Andaikan) lagu yg sering aku putar ketika LDR dulu.

“Ingin bertemu lepaskan semua rinduku. Di saat tidurku kau selalu hadir, di dalam tidur kau tersenyum manis. Hingga pagi tiba dan aku pasti kecewa… karna kau datang hanya di dalam mimpi.” 

Senyummu, tawamu, wajahmu hanya di dalam mimpi πŸ™‚

Jika Cinta Adalah Hal Itu


Jika cinta adalah hal itu,
maka aku adalah sebilah pedang yang terus diasah, hidung babi yang basah, kaki-kaki anjing yang berlari kencang, lidah-lidah pelacur Pasar Kembang, bintang adegan porno, seluruh kalimat kotor pada kamus tebal.

Jika cinta adalah hal itu,
maka aku adalah redup kamar bekas kekasihmu, kondom-kondom yang kotor, pembalut yang tak sempat dicuci, mayat laki-laki yang membusuk karena tertusuk sekumpulan anggota berandal motor.

Jika cinta adalah hal itu,
maka aku adalah kenistaan atas agama, atheis yang bertaubat, gulai babi yang basi, kotoran yang hanyut ke muara laut, bangkai-bangkai kapal yang abadi karam, anak sekolah yang urung khatam, ikan-ikan yang terjebak di pukat harimau, hidung belang yang terjerat di puki kau.

Jika cinta adalah hal itu,
maka remah cahaya bintang atasmu, sujud terikhlas sepertiga malam, anak-anak kecil Palestina yang ingin membakar Tel Aviv, suci mani remaja pertama mimpi basah, bening air mata.
Jika cinta adalah hal itu…

#bagustian

February Wish

Teringat bulan Februari tahun lalu, kita acap kali bertengkar perihal keyakinan kita yang berbeda. Kau yang terus memojokkanku tentang pertanyaan bagaimana-bagaimana-bagaimana, aku yang selalu diam, diam, dan diam. “Bagaimana akhir dari kisah percintaan sampah ini !?”, teriakmu dihadapan wajahku yang tertunduk. Aku bagaikan raja singa yang ditaklukan oleh sang raja hutan. Kau pikir aku tak memikirkan persoalan sepelik itu! Kau pikir setelah aku mengucapkan selamat malam, selamat bermimpi indah, dan jangan lupa berdoa, kepadamu tidurku akan nyenyak! Entah kepada siapa kita berdoa malam itu.

Kau pikir aku tak belajar sholat dan mengucakap syahadat para rasul Asyhadu an Laa Ilaaha Illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadan Rasuulullah dan memotong sebagian alat kelaminku! Kau pikir aku tak pernah membaca surah Al-Fatiah bait enam dan tujuh; “Tunjukilah kami jalan yang lurus yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat”. Tuhan kita sedang rapat di Alam sana perihal rencana penghianatanku terhadapNya. Aku memikirkannya, aku memikirkan semuanya. Hanya saja aku tidak memberitahukan kepadamu, Sayang. Kau bisa menangis jika kau mengetahui semuanya. Dan aku tak ingin kau menangis.

Seketika lamunanku tersadar, “Aku akan mengorbankan agamaku dan keluargaku jika itu memang syarat dari agamamu. Tetapi jikalau kita bersama nanti, aku tak ingin tinggal di Sumatera Utara ini. Aku ingin kita pergi jauh dari sini, aku tak ingin membuat keluargaku malu”. Dan kau berkata, “Aku tidak mau memisahkanmu dari keluargamu apalagi agamamu.” Matamu mulai berkaca-kaca dan wajahmu merah bagaikan bekas kecupan di payudara.

Malam itu, di dalam kamarmu kita bertengkar sangat hebat. Entah sudah berapa buku bercampakan, pulpen-pulpen berserakan, lampu tidur yang pecah, bingkai foto yang retak. Rambut ikalmu tak terurai lagi. Dan cermin besar di lemari pakaian dalammu, aku hantam dengan tangan kanan yang biasa aku gunakan menggenggam tanganmu. Tangan penuh dosa, telah berlumur darah bekas kepingan-kepingan kaca. Cermin itu tak lagi menampakan sisa make up di wajahmu.

Aku sudah muak. Untuk pertama kalinya aku ditampar seorang wanita. Untunglah refleksku masih dapat ku tahan. Seketika detik terhenti kala itu. Tanganku hampir mengenai pipimu. Aku sempat melihat wajah takutmu, dan refleks kedua tanganmu mencoba menghalangi pandanganku. Seketika aku ingin meneteskan air mata, detik masih saja terhenti, langsung ku daratkan ciuman tepat di bibirmu, lalu pelukan-pelukan hangat mencoba untuk menenangkan detakan jantung mu. Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibir mu. Lidah-lidah basah ini tak henti-hentinya menyapu birahi, hampir memadamkan lidah-lidah api roh kudus. Tangan-tangan kasar itu tidak lagi memelukmu, ia telah menggenggam sepasang sesuatu yang lebih besar di tubuhmu. Bergantian. Tangan halusmu telah menuntunku berziarah lebih dalam lagi untuk bertemu pujaanku. Teriakan kecil dan desahan menunjukkan kau melakukannya dengan benar. Telanjanglah, bukalah sedikit pahamu, Kekasih. Aku ingin tahu, apakah dosa juga bisa masuk surga? Ah…. Kau masih saja mendesah. Ah…. Ini bukan saja bisa banjir, tapi bandang. Kau tahu, Sayang, mendaki gunung api tak sesulit mendaki tubuhmu, ketika lahar dingin membelah dadamu: aku hanyalah pendaki yang kalah.

Tengah malam, derit ranjang. Entah sudah berapa paket waktu yang kita habiskan bersama. Peluh membasahi tubuh kita yang bersatu dalam ikatan yang entah apa namanya. Perlahan lelah semakin menjadi. Aku tak ingin menyudahi permainan ini. Kau telah bangkit berdiri hendak mengambil sesuatu dan aku berkata, “Simpan saja dulu pembungkus payudaramu, malam ini akan ku peragakan cara bulan menghisap rindu”. Sambil tersenyum kau menoleh ke arahku. Seakan senyum itu menyimpan teka-teki tentang perjalanan cinta kita. Perlahan semuanya menghilang ditelan bayang-bayang. Masih saja senyummu yang paling ku ingat di setiap pertemuan-pertemuan. Rupanya, itu adalah jawaban mengapa aku jatuh cinta pada pandangan pertama kepadamu.

Subuh ini aku terbangun. Aku merasakan celanaku basah. Aku melihat ke atas, hujan semalam telah membocorkan atap rumahku. Aku langsung berwudu untuk sembayang mensyukuri indahnya pagi.

Selamat membaca.
Bagimu agamamu, bagiku kau lah segalanya…
Bagaikan adegan lambat sebuah film sex yang kau percepat. Serupa cinta yang tak pernah sampai pada orang yang tepat.
Bersambung…

Ditulis oleh Ignatyus Raditya Marbun | Wednesday, 01 February 2017 at 1:53 p.m.